Kehidupan manusia ibarat sebuah bianglala dalam komidi putar. Meski hanya berputar-putar, tapi sensasi yang dihasilkan cukup beragam. Mulai dari takut, harap-harap cemas, sampai takjub ketika di atas. Sebab dari atas sanalah kita dapat melihat secara jelas bagaimana keadaan sekitar dari ketinggian. Apalagi kalau malam hari, kelap-kelip lampu, hingar bingar keramaian mampu memberikan pemandangan indah yang sayang untuk dilewatkan. Setelah berputar, ada nada tawa dan air mata, akan ada jatuh cinta setelah patah hati. Suka duka, untung malang, susah senang, kehilangan yang disayangi, itu silih berganti. Sebagaimana yang terdapat dalam kumpulan buku puisi ini, Bianglala Kehidupan.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.