Hubungan antara Jepang dengan Asia Tenggara atau Tonan Ajia mengalami pasang surut sejak Perang Dunia II berakhir. Kehadiran bala tentara Jepang pada satu sisi meninggalkan berbagai cerita pahit, namun pada sisi lain, mendorong munculnya sentimen nasionalisme Indonesia. Pasca konflik, hubungan Jepang dan Tonan Ajia bergeser dari penjajahan menjadi mitra politik dan ekonomi pasca Doktrin Fukuda di tahun 1977. Pergeseran ini membuka jalan bagi berbagai kerjasama baik government to government maupun business to business, serta interaksi langsung antar manusia melalui sektor pariwisata. Interaksi yang meningkat ini ternyata menjadi awal dari pembentukan persepsi baru tentang Jepang di era Indonesia kontemporer.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.