Tahukah Anda bahwa sifat mengeluh sebenarnya adalah buah dari ketamakan dan kerakusan manusia? Mengeluh adalah lawan dari syukur. Anda akan terperangkap pada perasaan selalu kurang dengan apa yang sudah diberikan Tuhan. Terkadang, Anda yang bekerja secara freelance memandang pekerja kantoran lebih menggiurkan, sementara pekerja kantoran justru memandang freelance-lah yang lebih enak. Sehingga, tiada hari tanpa mengeluh. Padahal, di luar sana, ada ribuan bahkan jutaan orang mendambakan pekerjaan Anda saat ini. Ironis, bukan? Apakah Anda salah satunya? Jika iya, buku ini wajib Anda baca. Sebab, buku ini membahas tentang para pekerja yang suka mengeluh. Objek kajian dikhususkan bagi pekerjaan yang sama, tetapi dilakukan dengan cara berbeda, yaitu kantoran dan freelance. Penulis juga menyajikan sejumlah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing profesi. Selain itu, ada pula sejumlah tips khusus agar Anda mensyukuri pekerjaan saat ini.
### Buku ini membahas fenomena suka mengeluh dalam kalangan pekerja, baik kantoran maupun freelance. Mengeluh menjadi tanda tidak bersyukur atas apa yang telah dimiliki, yang disebabkan oleh ketamakan dan kerakusan. Penulis menekankan bahwa bersyukur adalah kunci keberhasilan dan kebahagiaan. Pekerja kantoran dan freelance ditinjau dari berbagai sudut pandang, termasuk kritik dan kontroversi terhadap keberbedaan pekerjaan. Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali sikap mereka dalam mengeluh dan bersyukur, serta mengingatkan bahwa harta bukanlah satu-satunya sumber kebahagiaan.
Unduh untuk perangkat lain: