Kastil disiapkan untuk publikasi setelah kematian Kafka oleh Max Brod dan diterbitkan oleh Kurt Wolff Verlag di Munich pada tahun 1926. Teks ini berhenti di peristiwa saat K. meninggalkan Frieda merawat Jeremias di Herrenhof. Brod meringkas peristiwa-peristiwa selanjutnya, terutama perjumpaan K. dengan Bürgel, tapi bersikeras bahwa episode ini terlalu kasar dan inkonklusif untuk diterbitkan sebagai bagian novel. Kafka memulai novel ini dengan sudut pandang pertama. Pada bab ketiga, sebelum adegan seksual K. dan Frieda, ia memutuskan untuk mengubah ke sudut pandang orang ketiga, dan kemudian mengubah semua kata ganti orang pertama menjadi nama ‘K’. Alasan perubahan ini adalah bahwa adegan percintaan itu merupakan episode pertama ketika kesadaran K. mengabur dan ia bersentuhan dengan perasaan-perasaan tak sadarnya: karena itu, ia tidak mungkin menceritakan pengalaman ini secara sadar. Selamat membaca!
### Buku ini mengisahkan petualangan K., seorang inspektur yang menghadapi berbagai tantangan dalam mencari jawaban atas identitas dan statusnya. Novel ini dimulai dengan sudut pandang pertama, namun setelah K. bertemu dengan Frieda, narasi beralih menjadi sudut pandang orang ketiga. Perubahan ini disebabkan oleh penurunan kesadaran K. dalam situasi percintaan, di mana ia tidak lagi mampu menceritakan pengalaman secara sadar. Seluruh novel ini diceritakan dalam sudut pandang orang ketiga, mengekspos petualangan K. dalam mencari jawaban yang selalu menghindarinya. Catatan penerjemah menyebutkan bahwa novel ini disiapkan untuk publikasi setelah kematian Kafka oleh temannya, Max Brod, dan diterbitkan oleh Kurt Wolff Verlag di Munich pada 1926.
Unduh untuk perangkat lain: