Dalam novel terakhirnya ini, José Saramago dengan berani membayangkan kembali berbagai tokoh dan cerita Bibel melalui cerita Kain. Dikutuk untuk menggelandang selamanya setelah membunuh Habel, Kain berpindah-pindah dalam ruang dan waktu. Ia mengalami momen pengorbanan Ishak oleh Abraham, Menara Babel, pembinasaan Sodom dan Gomorrah, Joshua dalam pertempuran Jericho, siksaan Ayub, dan Nuh serta Air Bah Raksasa. Berulang kali Kain menjumpai Tuhan yang tidak adil dan bahkan kejam. Pembaca dengan latar religius yang kuat harus siap menghadapi berbagai adegan yang sensitif. Selain itu, jangan terkejut dengan gaya bahasanya yang dicirikan oleh kalimat-kalimat panjang dan minim tanda baca karena memang sengaja ditulis demikian untuk mencerminkan gaya bahasa khas petani di negeri yang sangat dicintainya. Ditulis dengan sangat indah, buku ini merupakan karya penutup yang jitu untuk karier José Saramago yang gemilang.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.