Gejala beragama yang cenderung kaku dan saklek membuat gerak dan langkah hidup kita menjadi sempit dan cupet. Bahwa agama sarat kesungguhan dan keseriusan, iya. Namun, apakah itu berarti menutup katup-katup saluran canda, tawa, humor, dan parodi? Tampaknya tidak. Humor adalah pembersih pengapnya udara. Ia oksigen bagi siapa saja yang jengah dan gelisah terhadap corak hidup yang begitu-begitu saja: monoton, mekanik, penuh aturan, dan barangkali juga sedikit paksaan. * Humor bukanlah dagelan. Humor sesungguhnya adalah gambaran spiritualitasmanusia. Semakin tinggi tahapan spiritualitas manusia, semakin lucu seseorang. Lucu yangbukan dagelan melainkan lucu yang meluhurkan kemanusiaan. Di buku ini, Anda akanmenemukan penjelasan humor secara lebih luas dan dalam. Prie GS budayawan
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.