Secara idiomatik, “Taurat” berarti selamat atau berhasil. Hal ini mengindikasikan bahwa siapa pun yang mengamalkan ajaran-ajaran kitab suci itu dari kalangan umat Nabi Musa dengan tulus dan penuh kesungguhan akan dipastikan mendapatkan keselamatan dan keberhasilan secara hakiki, baik di dunia ini maupun terutama di akhirat nanti. Taurat berisi sejumlah “keterangan” tentang pengejawan-tahan nama-nama Allah SWT yang senantiasa berkelindan dengan sifat-sifatNya yang bersemayam pada seluruh partikel alam semesta. Dapat diungkapkan dengan bahasa tamsil di sini bahwa alam raya ini ibarat papan raksasa, sedangkan nama-nama dan sifat-sifat hadiratNya itu laksana tulisan-tulisan atau gambar-gambar yang memenuhi papan tersebut. Tidak ada celah papan yang tidak tertulisi atau tidak tergambari. Dari sekian makhluk yang berjibun-jibun di alam raya, orang-orang makrifatlah yang paling terang memantulkan sejumlah sifat dan nama-nama Allah SWT. Mereka laksana cermin-cermin yang bening. Ketika mereka berdzikir kepada hadiratNya dan melakukan sekian banyak kebaikan, fokus sebenarnya dari seluruh ritual itu tak lain adalah Dia yang sekian sifat dan namaNya terpahat kuat pada diri mereka sendiri.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.