“Karena sesungguhnya, pulang sejati hanyalah menuju pada hati yang tenang.” *** Pintu adalah batas antara dua dunia. Seseorang mungkin sangat berkuasa di luar sana, tetapi setelah melewati pintu, bisa jadi dia akan segera menjelma makhluk tak berdaya karena dia telah memasuki dunia yang sama sekali berbeda. Demikian pula sebaliknya. Maka, berbahagialah bagi mereka yang tak terbelenggu oleh pintu serta menjadikan pintu sebagai gerbang idaman, saat pulang menjadi ritual menyenangkan. Minimal itulah falsafah tentang pintu yang diyakini Prasetyo dan Laras beberapa tahun yang lalu saat hendak memasuki pintu pernikahan. (Sesuatu Menggeliat di Balik Pintu)
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.