Masa tinggal di asrama kampus segera berakhir. Aurum dan kawan-kawan musti mencari kontrakan. Untung saja, kontrakan Pak Aling masih kosong. Tapiii…, Aurum dkk ternyata mesti bersaing dengan geng Alfi untuk mendapatkan kontrakan itu. Pak Aling memberi syarat, yang DP-nya paling tinggi, maka kontrakan akan diberikan kepadanya. Dimulailah lelang: “Tiga juta.” “Tiga juta lima ratus.” “Empat juta.” “Empat juta setengah!” Hingga… “DUA PULUH JUTA!” Tuwalaid berteriak. Dan, kontrakan pun jatuh ke tangan Aurum dkk. Masalahnya… “Saya kasih waktu maksimal bulan depan tanggal tiga ya buat bayar DP. Sanggup kan?” kata Pak Aling. Dua puluh juta... dua puluh juta... dua puluh juta... nyari dari mana???
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.