Buku ini menyajikan bagaimana penulis ingin merekontruksi pemikiran pendidikan kewarganegaraan guna mengembangkan kecakapan hidup dan karakter sumber daya manusia industri kreatif melalui sebuah penelitian. Melalui penerapan teori pendidikan sebagai alat integrasi sosial yang berperan sebagai agen penanaman nilai, antara lain melalui teori pendidikan adalah kekuatan, pendidikan merupakan investasi bagi pengembangan sumber daya manusia (Human Capital), serta teori tindakan sosial atau Action Theory dengan skema AGIL (Adaptation, Goal Attaintment, Integration, dan Latency).
### Buku "Rekonstruksi Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mengembangkan Soft Skills dan Karakter Sumber Daya Manusia Industri Kreatif" mengeksplorasi bagaimana pendidikan kewarganegaraan dapat diadaptasikan untuk mengembangkan kecakapan hidup dan karakter sumber daya manusia (SDM) industri kreatif. Melalui penelitian yang mendalam, penulis memperkenalkan tiga teori pendidikan penting—teori pendidikan sebagai kekuatan, teori investasi (Human Capital), dan teori tindakan sosial (Action Theory)—untuk membantu merumuskan kerangka kerja yang baru. Pendekatan kualitatif, yang mencakup kajian pustaka, wawancara, dan observasi, digunakan untuk mengumpulkan data yang kemudian diolah melalui proses reduksi, analisis, dan triangulasi. Buku ini juga membahas peran pendidikan dalam mendorong pengembangan SDM Industri Kreatif, yang menjadi bagian penting dari perkembangan dan peluang dalam globalisasi. Selain itu, buku ini mengkritisi dampak pandemi Covid-19 terhadap pendidikan dan kewarganegaraan, serta mengidentifikasi transisi internal dan eksternal yang mengancam sistem pendidikan di Indonesia. Penulis berharap, melalui rekonstruksi pemikiran ini, pendidikan kewarganegaraan dapat lebih relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam konteks ekonomi, teknologi, dan sosial yang semakin dinamis.
Unduh untuk perangkat lain: