Jujur saja, lahirnya buku ini ternyata membutuhkan waktu lebih lama daripada buku pertama. Tirakat sastra (seperti kata guru-guru saya) memang penuh gonjang-ganjing wadaw wadidaw. Meski begitu, saya menikmati jalan kepenulisan ini. Toh, jalan tirakat ini masih panjang. Maklum, masih penyair amatir. Hehe. Kali ini saya berkarya bersama Rassu (RR Annisa Rarasati), seniman visual, untuk saling berkarya mengamplifikasikan pikir dan rasa. Ea
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.