Walaupun pemikirannya kadang mengembara jauh ke Dunia Barat sana, tetapi tetap tidak lupa kelokan. Itulah yang membuat esai-esai Mang Jamal terasa kaya dan kadang disisipi humor satiris yang getir. β Mamat B. Sasmita, pengelola Rumah Baca Buku Sunda Saya diam-diam memanggil sahabat saya ini Si Kabayan karena gurauannya unik dan cara berceritanya ada kemiripan dengan Si Kabayan. Setiap esai dalam buku ini mengandung keunikan yang berdasarkan observasi dan renungan tapi tetap disajikan dengan gula. Kumpulan esai ini sangat cocok waktu ngopi dengan sampeu goreng pada sore-sore sebagai penghibur stres zaman kiwari. βResep, mantap! Mang Jamal!β β Prof. Mikihiro MORIYAMA, Nanzan University, Japan.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.