Benih jati yang akan dipergunakan untuk bertanam jati rakyat dapat diperoleh dari perbanyakan vegetatif atau berasal dari perbanyakan generatif. Benih dari perbanyakan generatif dikenal sebagai benih konvensional dengan menggunakan biji. Benih dari perbanyakan vegetatif dapat berwujud stek, okulasi, dan sambung, serta bibit dari hasil kultur jaringan atau tissue culture.
singkat buku ini dapat disajikan sebagai berikut --- "Sumber kehidupan alam yang berharga, tanaman jati telah melekat dalam kehidupan masyarakat sejak lama. Buku ini menggali segala aspek penting dari tanaman jati, dari pengenalan jenis-jenis kayu jati, fenotipe, hingga manfaat nyata yang dapat diambil. Di samping itu, buku ini juga menjelaskan proses pembenihan, penanaman, dan perbanyakan bibit jati secara detail, memberikan wawasan yang mendalam bagi para petani dan peneliti. Selain itu, buku ini juga membahas tentang agroekosisten yang mendukung pertumbuhan jati, serta cara-cara modern dalam penatausahaan hasil hutan yang berkelanjutan. Dengan semangat untuk memajukan industri kayu yang ramah lingkungan, buku ini menjadi panduan yang tidak tergantikan bagi mereka yang ingin mengoptimalkan potensi tanaman jati." --- ini mencakup aspek-aspek penting yang diterangkan dalam buku, dari pengenalan tanaman jati, proses pembenihan dan perbanyakan bibit, hingga aspek-manajemen hutan dan penatausahaan hasil.
Unduh untuk perangkat lain: