Kasanggakeun ieu dongeng rupa-rupa. Aya fabel (carita sasatoan), aya carita jaman karajaan. Ditambah carita kaagamaan nu dicutat tina sawatara kitab. Eusina, nyoko kana perkara ganjaran ka sing saha anu nyieun kahadean, jeung wawales ka nu nyieun kagorengan. Mugi janten pieunteungeun dina pakumbuhan hirup sapopoe. ~ Usep Romli H.M.
Judul Rupa-Rupa Dongéng Penulis Usép Romli H.M. Cover Belakang Dalam dongeng ini, aki-aki dan nini-nini berpetualang dalam cangkurileung yang penuh kejutan dan petualangan. Setelah aki-aki menemukan cangkurileung tersebut, mereka berdua menjelajahi berbagai rupa yang disuguhkan, dari bunga hingga berlian. Namun, petualangan mereka mengalami berbagai hambatan dan kecelakaan, termasuk menemukan cangkurileung kosong setelah digali. Meskipun demikian, aki-aki dan nini-nini tetap mengejar petualangan mereka dengan semangat, menunjukkan bahwa keberanian dan ketekunan adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan. Petualangan aki-aki dan nini-nini memperlihatkan bahwa meski terkadang nasib sial mungkin menimpa, keberanian dan keinginan untuk terus berpetualang akan membawa mereka ke tempat-tempat yang menarik. Cangkurileung menjadi simbol petualangan yang penuh tantangan, mengajak pembaca untuk berpikir dan merenungkan nilai-nilai yang terkandung dalam petualangan hidup.
Unduh untuk perangkat lain: