Bila seseorang mengalami gagal ginjal maka akan diperlukan terapi pengganti ginjal (renal replacement therapy). Ada tiga pilihan modalitas terapi pengganti ginjal, yaitu hemodialisis, dialisis peritoneal dan transplantasi ginjal. Dari ketiga pilihan tersebut, transplantasi ginjal merupakan modalitas pilihan yang terbaik karena dapat menggantikan fungsi ginjal yang terganggu sepenuhnya. Sementara tindakan hemodialisis dan dialisis peritoneal hanya bisa menggantikan fungsi ekskresi ginjal untuk mengeluarkan toksin uremik dan kelebihan cairan, tetapi tidak bisa menggantikan fungsi endokrin. Keberhasilan suatu transplantasi ginjal dipengaruhi oleh banyak faktor terkait donor maupun resipien. Rejeksi ginjal transplan masih merupakan tantangan dan penyebab tersering kegagalan transplantasi. Oleh karena itu pemeriksaan imunoskrining sebelum transplantasi ginjal menjadi amat penting dilakukan.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.