Emansipasi yang dipelopori R.A. Kartini memang telah banyak menuai hasil. Tetapi sayang banyak wanita yang memiliki pandangan yang salah tentang emansipasi. Seperti apa emansipasi yang benar? Pembaca akan dapat menemukan jawabannya di buku nan mungil ini.
### Buku "Titisan Kartini" karya Suhandoyo membawa pembaca pada perjalanan emansipasi perempuan melalui kisah-kisah romantis dan agamis. Meskipun telah banyak hasil yang dipetik dari emansipasi yang dipelopori R.A. Kartini, secara umum derajat wanita masih di bawah pria, dikarenakan banyak wanita yang masih mengagungkan keindahan tubuh dan kecantikan wajah saja. Dalam kumpulan cerpen ini, pembaca akan menemukan kisah perjuangan kuncup bangsa dalam meraih asa yang kaya makna, serta petunjuk tentang emansipasi yang sebenarnya. Selain itu, kisah romantis dan agamis juga dihadirkan sebagai teladan bagi muda-mudi dalam menjalani hubungan. ini mencerminkan tataran emansipasi perempuan yang masih perlu ditingkatkan, serta menegaskan pentingnya pendidikan yang layak untuk menjadi ibu, pendidik manusia pertama. Nency, seorang siswi yang memilih kursus sebagai alternatif pendidikan, menjadi karakter yang menunjukkan ambisi dan pemikiran muda terkait pilihan pendidikan. Buku ini berharap dapat memberi hiburan dan hikmah kepada pembaca, menunjukkan bahwa emansipasi bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang kemandirian dan kesadaran diri.
Unduh untuk perangkat lain: