Fir’aun seorang raja berbuat zalim kepada Bani Israil, dengan sombong dan congkak menyebutkan dirinya sebagai tuhan. Fir’aun dicatat dalam deretan tokoh dajjajilah sepanjang sejarah, mewakili simbol penguasa zalim. Firaun tenggelam ditelan gelombang laut bersama bala tentaranya. Ketika dia merasa akan mati tenggelam, dia menyatakan beriman kepada Tuhan yang diimani oleh Musa a.s. dan Bani Israil. Pernyataan iman kepada Allah dan Nabi Musa a.s. diucapkan Fir’aun dengan kalimat: “Aku termasuk orang Islam.” Pengakuan Islam mengandung iman kepada Allah dan Rasul-Nya, tetapi pernyataan iman ini sangat terlambat pada saat tenggelam di tengah laut, tidak seorang pun yang dapat menolongnya. Pernyataan dalam keadaan demikian itu tidak diterima oleh Allah. Dengan demikian, kematian Fir’aun adalah dalam keadaan tidak beriman.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.