Novia mengayunkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Cukup sudah. Saat ini, dia ingin menghabiskan waktu bersama Nugroho sebelum memutuskan untuk menjauh. Meski sulit, keputusan itu harus diambil sekarang. Novia merasa beban yang ia pikul begitu berat, namun ia tak ingin berbagi beban itu dengan siapapun, termasuk ayah-ibunya, Nugroho, atau sahabat-sahabatnya. Kecewa harus ia tanggung sendiri. Keputusannya sudah bulat, tanpa berkonsultasi dengan siapa pun. Tidak ada yang bisa mengubahnya. Masih teringat jelas kata-kata yang baru saja Novia baca. Masih demikian besarkah kemarahan dan kekecewaanmu kepada kedua orang tuamu? Masih tidak adakah kata maaf untuk kami berdua yang telah membuatmu kecewa? Maafkan kami berdua ya, Nak. Maafkan kebodohan kami di masa lalu. Tapi saat itu kami berdua masih sangat muda. Tidak bisa berpikir jernih atas keputusan yang kami ambil. Kami tidak memikirkan akibat dari perbuatan kami berdua.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.