Ocimum basilicum L. (O. basilicum) (Kemangi) merupakan tanaman sumber daya lokal yang digunakan dalam pengembangan bahan baku obat. Kemangi salah satu tanaman tradisional berfungsi sebagai anti inflamasi, imunomodulator, antimikroba, antidiabetes, antialergi dan memiliki efek antioksidan. Kemangi dapat digunakan untuk farmasi, kosmetik, dan pengawetan makanan, serta sifat teraupetiknya dapat meredakan gejala sakit kepala, peradangan pilek, batuk dan sesak napas. Varietas senyawa tersedia dalam minyak atsiri kemangi, dan senyawa utama yaitu linalool (35,1%), eugenol (20,7%), dan 1,8-cineole (9,9%), bahan aktif linalool memiliki aktivitas antibakteri. Potensi farmakologi kemangi sebagai antibakteri dapat digunakan dalam metode alternatif pengobatan tradisional infeksi paru.
### Buku ini berjudul "Potensi Kemangi Sebagai Antibakteri" dan merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh tim penulis yang terdiri dari Indah Sulistiyawati, Muhammad Falah, dan Gita Anggraeni. Buku ini mengupas tuntas potensi kemangi sebagai sumber antibakteri alami, khususnya terhadap bakteri gram negatif pada infeksi paru-paru. Pendahuluan menggambarkan konteks penting infeksi paru sebagai salah satu infeksi saluran pernapasan akut yang berbahaya. Bagian selanjutnya menjelaskan proses pengujian sputum pasien untuk mengetahui jenis bakteri yang menginfeksi paru-paru, serta aneka jenis bakteri gram negatif yang sering ditemukan dalam sputum pasien, termasuk Klebsiella pneumoniae, Acinetobacter baumannii, dan Enterobacter aerogenes. Hasil penelitian menunjukkan potensi antibakteri dari ekstrak batang kemangi terhadap isolat Klebsiella pneumoniae dengan berbagai konsentrasi. Analisis statistik menunjukkan efektivitas ekstrak batang kemangi sebagai antibakteri, dengan hasil yang lebih signifikan dibandingkan ekstrak daun. Gambaran visual dalam bentuk grafik dan tabel mendukung temuan tersebut. Buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pemanfaatan kemangi sebagai alternatif pengobatan antibakteri alami. Terima kasih atas pengorbanan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang telah mendukung penelitian ini. Harapan besar kami adalah buku ini dapat menjadi sumbu daya bagi peneliti dan praktisi kesehatan dalam menangani infeksi paru-paru.
Unduh untuk perangkat lain: