Buku berjudul Menelaah Historiografi Nasional Indonesia, diterbitkan oleh Deepublish, ditulis oleh Ahmad Choirul Rofiq, kategori Sejarah.
Buku Buku ini membawa pembaca melakukan kajian kritis terhadap buku sejarah nasional Indonesia yang telah lama menjadi sumber utama dalam pengajaran sejarah. Dalam konteks sejarah, buku tersebut dianggap sebagai referensi standar yang menjadi acuan bagi para penulis dan pengajar sejarah Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya kajian sejarah, muncul berbagai pertanyaan dan keganjilan mengenai validitas dan akurasi buku tersebut. Buku ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menganalisis perkembangan historiografi Indonesia, khususnya dari masa pemerintahan Soeharto hingga masa reformasi. Buku ini juga menghadirkan kritik terhadap pandangan historiografi yang terlalu statis dan memperkenalkan gagasan bahwa sejarah adalah hasil interpretasi subjektif yang bersifat tentatif. Dengan mengacu pada pemikiran Sir Karl Raimund Popper, buku ini menjelaskan bahwa ilmu sejarah berkembang melalui dugaan-dugaan yang kemudian diuji dan dianalisis secara kritis. Dengan demikian, buku ini tidak hanya merevisi pandangan historiografi yang ada, tetapi juga menekankan pentingnya sikap kritis dalam menelaah sejarah sebagai ilmu pengetahuan. Selain itu, buku ini juga membahas pergeseran dari buku Sejarah Nasional Indonesia ke buku Indonesia dalam Arus Sejarah, yang merupakan upaya para sejarawan untuk menyesuaikan narasi sejarah dengan perkembangan politik dan sosial Indonesia pasca-reformasi. Dengan demikian, buku ini menjadi panduan penting bagi para pembaca yang ingin memahami dinamika dan evolusi historiografi Indonesia dalam konteks sejarah dan keilmuan.