Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Serawak Kalimantan Barat

Pertanian
Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Serawak Kalimantan Barat

4 MB
ebook
152 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-453-184-3
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Kalimantan Barat merupakan salah satu propinsi yang memiliki perbatasan darat dengan Malaysia. Terdapat lima kabupaten di Kalimantan Barat yang berbatasan langsung yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Kapuas Hulu. Diantara lima kabupaten tersebut, Kabupaten Bengkayang mempunyai posisi strategis mengingat telah berkembang pasar yang cukup baik di perbatasan untuk memasarkan berbagai komoditas pertanian, dan kerajinan. Di Kabupaten Bengkayang sendiri terdapat 2 kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, yaitu Kecamatan Jagoibabang dan Kecamatan Siding. Buku ini pada intinya membahas dua hal penting yaitu Potensi Sektor Pertanian Berdasarkan Kondisi Agroekosistem, dan Potensi Sektor Pertanian Berdasarkan Kondisi Sosial Ekonomi. Dengan adanya buku ini diharapkan dapat dijadikan guide lines bagi stakeholders dalam membuat program aksi pembangunan sektor pertanian di daerah perbatasan Bengkayang-Serawak, terciptanya sinergisme program pembangunan pertanian dari berbagai intansi terkait sehingga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, dan akhirnya mendorong bergeraknya simpul-simpul agribisnis daerah perbatasan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi kawasan.

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini membahas dua aspek penting dalam upaya pembangunan pertanian di daerah perbatasan antara Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dengan Serawak, Malaysia, yaitu *Potensi Sektor Pertanian Berdasarkan Kondisi Agroekosistem* dan *Potensi Sektor Pertanian Berdasarkan Kondisi Sosial Ekonomi*. Buku ini bertujuan untuk menjadi panduan bagi para pemangku kepentingan dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan pertanian yang efektif, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal serta mendorong pengembangan simpul-simpul agribisnis di daerah perbatasan. Kondisi agroekosistem, seperti jenis tanah, suhu, kelembapan, tinggi tempat, topografi, dan intensitas cahaya, menjadi dasar penting dalam menentukan jenis komoditas pertanian yang sesuai. Sementara itu, kondisi sosial ekonomi seperti jumlah penduduk, luas lahan, keberadaan pasar, akses ke perbankan, sarana kesehatan, listrik, pendidikan, jalan, telekomunikasi, dan keberadaan koperasi menjadi faktor kunci dalam merumuskan strategi pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Buku ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan data yang relevan bagi pemerintah daerah, lembaga swasta, organisasi masyarakat, peneliti, dan akademisi dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah perbatasan yang memiliki tantangan khusus. Dengan adanya buku ini, diharapkan tercipta sinergi dalam upaya pembangunan yang berbasis agroekosistem dan kondisi sosial ekonomi setempat.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Deepublish

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kelautan

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Pertanian

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Serawak Kalimantan Barat

Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Serawak Kalimantan Barat

Akhmad Musyafak

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku