“Kamu yang memaksaku menggoreskan tinta, menggambarkan isi hati seadanya, menceritakan yang tersembunyi dengan sebenarnya, bahkan tanpa jeda.” Ikhlas itu mirip seperti kisah langit dan laut. Adakah yang mampu lebih ikhlas dari kisah mereka? Hanya langit dan lautlah yang mampu saling menatap, bahkan saling melengkapi untuk indah senja. Namun, apa daya mereka untuk saling memiliki atau sekadar saling sentuh? Hanya ikhlas yang mampu langit dan laut lakukan. Mengagumi tak harus memiliki, bukan? Bila menggenggam itu sakit, maka melepas itu akan lebih baik. Bila menjauh itu memaksa merindu, maka mendekatlah. Ikhlaskan saja semua, karena semesta tidak pernah salah menggoreskan cerita.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.