Haruskah air mata menjadi teman, ketika kita dirundung kesedihan, kekecewaan, kesempitan, atau kehampaan? Apalah artinya bulir-bulir air mata kesedihan itu. Sekiranya kita masih memiliki cahaya nan agung untuk kita minta kepada Sang Pemilik jiwa raga ini? Sungguh Dia-lah Allah, yang Maha Melihat dan Maha Pengampun. Dia-lah pula yang berkenan membimbing nurani kemanusiaan kita agar bangkit menjelajahi setiap tapak kehidupan. Menangis dalam kekeringan air mata. Berteriak dalam kehabisan suara. Ibu kini kau dalam usungan keranda kematian. Kau akan menuju alam peristirahatan. Kami akan menjemputmu di suatu hari nanti. Ibu semoga kami tabah dan bisa menjadi insan yang berguna bagi sesamanya. Selamat jalan ibu
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.