Buku ini menelusuri sosok dan pemikiran Thab
### Buku "Mengenal Thabâthabâ’î dan Kontroversi Nasikh-Mansukh" oleh Ahmad Baidowi adalah karya yang mendalam yang berfokus pada pemikiran Muhammad Husain Thabâthabâ’î terkait konsep nasikh-mansukh dalam Al-Quran. Thabâthabâ’î adalah ulama Syi‘i modern yang menawarkan pemahaman unik tentang konsep ini, berbeda dengan pandangan yang umum diterima oleh para ulama. Buku ini menelusuri pemikiran Thabâthabâ’î yang menegaskan bahwa nasikh-mansukh tidak hanya berarti pembatalan terhadap ayat-ayat tertentu, tetapi juga perubahan hukum yang terjadi karena perubahan ke maslahatan yang melingkupi manusia. Thabâthabâ’î berpendapat bahwa setiap pernyataan Al-Quran akan berlaku kembali apabila situasi dan kondisi saat diwahyukannya berubah. Selain itu, buku ini juga menjelaskan kontroversi yang terkait dengan konsep nasikh-mansukh, termasuk pandangan dua kelompok ulama yang berbeda mengenai adanya ayat yang nasikh dan ayat yang mansukh. Baidowi menggambarkan perjalanan karier Baidowi sendiri, termasuk menjadi Pemimpin Redaksi Jurnal Musawa UIN Sunan Kalijaga, Dosen di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga, dan penulis untuk berbagai media massa. Buku ini tidak hanya memberikan wawasan tentang konsep nasikh-mansukh, tetapi juga menunjukkan bagaimana pemikiran Thabâthabâ’î dapat mempengaruhi cara berpikir umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan antar-agama dan berbagai bidang kehidupan lainnya. Berdasarkan penelusuran dan pemahaman yang mendalam, Baidowi berharap buku ini dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas dan luas tentang konsep nasikh-mansukh dalam Al-Quran.
Unduh untuk perangkat lain: