Di kota di mana semua orang bisa menggunakan kekuatan sihir, hanya Ro yang tak memiliki kekuatan itu. Dia telah mencoba banyak cara dan berlatih untuk mengeluarkan kekuatan seperti orang-orang di sekitarnya, tapi tetap saja dia gagal. Saat seluruh penyihir kota mempersiapkan acara akhir tahun, apa yang bisa Ro lakukan?
--- Di sisi lain dunia, di kota penyihir yang penuh keajaiban, cerita tentang Ro, seorang warga biasa yang mencoba menemukan tempatnya. Sementara penghuni kota penyihir lainnya menunjukkan kemampuan mereka dalam menyihir, Ro terlihat berbeda, tanpa memiliki kekuatan sihir apapun. Meski begitu, Ro tidak menyerah dan terus mencoba untuk mengubah nasibnya. Dia mencoba meminum ramuan pahit, berburu kayu terbaik di puncak gunung, dan berbagai cara lainnya untuk mendapatkan kematian sihir. Namun, usahanya hanya berujung pada kegagalan dan mual. Di sisi lain, Ro mempunyai sahabat yang setia, Owi, yang selalu mendukungnya dalam setiap usaha. Meski Ro merasa kesepian dan tidak dihargai, Owi selalu ada untuknya. Suatu hari, Ro berteriak βHey! Owi! Wait!β sambil mencoba menghentikan Owi yang terbang keluar melalui jendela dengan kertasnya. Owi, yang seolah-olah tidak menghiraukannya, terbang pergi. Ro kemudian bertemu dengan batu besar dan terjatuh. Dia panik dan bingung, bertanya pada Owi mengapa dia terburu-buru, namun Owi tidak menghentikan langkahnya. Perjuangan Ro tidak berhenti di sini. Dia juga mencoba untuk membangun baju seperti yang lain. Mereka berdua berbicara tentang keinginan Ro untuk memiliki kemampuan sihir yang sama. Ro meminta Owi untuk memesan kepadanya, menunjukkan betapa inginnya dia untuk merasakan perasaan memiliki kekuatan sihir. --- Buku ini mengajarkan tentang pentingnya perbedaan, rasa empati, dan toleransi. Meskipun Ro menghadapi tantangan, dia tetap berusaha dan berusaha untuk mengubah nasibnya. Cerita ini menjadi pengingat bahwa setiap individu unik dan memiliki nilai tersendiri, meskipun belum menemukan kemampuan mereka sendiri.
Unduh untuk perangkat lain: