Pernahkah kamu mengalami hal-hal ketika kamu berada pada sebuah situasi yang tidak nyaman untuk melakukan atau merespons suatu hal, tetapi akhirnya terpaksa melakukannya juga? Seperti misalnya, tak mau datang ke sebuah acara, tapi akhirnya muncul juga di sana dengan alasan
### Pernahkah Anda mengalami situasi yang tidak nyaman tetapi akhirnya terpaksa melakukannya demi menyenangkan orang lain? Sikap ini disebut people pleasing, yang bertujuan memprioritaskan keinginan orang lain tetapi seringkali mengorbankan diri sendiri. Buku ini mengajak pembaca untuk mengenal diri sebagai people pleaser dan mengevaluasi tingkat sikap tersebut. Untuk mengubahnya, dibutuhkan penilaian diri dan membangun batasan diri yang lebih sehat. Buku ini juga membedakan sikap people pleasing dengan helpful, yang lebih terbuka untuk membantu tetapi dengan batasan. Dengan memahami dan menerapkan batasan diri, kita dapat berinteraksi dengan orang lain dengan tetap memperjuangkan hak dan kepentingan diri sendiri. Kampanye ini bertujuan untuk membantu pembaca mengidentifikasi dan mengubah sikap people pleasing, serta mendorong pertumbuhan diri yang lebih seimbang.
Unduh untuk perangkat lain: