Diare Balita

Kesehatan
Diare Balita

2 MB
ebook
219 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-453-717-3
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2010b), diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Diare terdiri dari 2 jenis yaitu diare akut dan diare persisten/ kronik. Diare akut berlangsung kurang dari 14 hari. Diare kronik berlangsung lebih dari 14 hari. Diare dapat diklasifikasikan dalam 3 kelompok yaitu osmotik, sekretori, dan eksudatif. Diare osmotik terjadi ketika terlalu banyak air ditarik dari tubuh ke dalam usus perut. Jika seseorang minum cairan dengan gula atau garam berlebihan, ini bisa menarik air dari tubuh ke dalam usus dan menyebabkan diare osmotik (WebMD, 2011; WHO, 2005). Sekretori (noninflammatory) diare terjadi ketika tubuh melepaskan air ke usus saat hal itu tidak seharusnya. Banyak infeksi, obat-obatan, dan kondisi lain menyebabkan sekresi diare (WHO, 2005). Menurut Black (2007) diare jenis ini terjadi saat racun menstimulasi sekresi klorida dan mengurang penyerapan garam dan air (disebabkan oleh V. cholera) atau organisme lainnya yang menghambat fungsi absorpsi dari villus di usus halus. Diare eksudatif terjadi jika ada darah dan nanah dalam tinja. Hal ini terjadi dengan penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif (WebMD, 2011). Menurut Kemenkes RI (2010), penyebab diare secara klinis dapat dikelompokkan menjadi 6 golongan yaitu infeksi (disebabkan oleh bakteri, virus atau infestasi parasit), malabsorpsi, alergi, keracunan, immunodefisiensi, dan sebab-sebab lainnya. Diare yang disebabkan infeksi dan keracunan merupakan penyebab yang sering ditemukan di masyarakat atau secara klinis. Penyebab infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus maupun protozoa. Penyebab non infeksi dapat disebabkan karena adanya luka/peradangan, penyakit inflamasi usus dan iritasi pada usus. Diare merupakan salah satu efek samping yang paling sering dari konsumsi obat. Hal ini penting untuk dicatat bahwa diare karena obat-obatan biasanya terjadi setelah obat baru mulai dikonsumsi atau dosisnya ditingkatkan.

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini membahas topik penting terkait *diare pada balita* dari perspektif *kesehatan masyarakat*. Penulis menjelaskan secara terstruktur tentang definisi dan ruang lingkup diare pada balita, serta situasi diare di Indonesia. Selanjutnya, buku ini menyajikan analisis mendalam tentang hubungan antara diare balita dengan berbagai faktor seperti status gizi, usia balita, tingkat pendidikan ibu, tingkat pendapatan keluarga, serta pola asuh dan kebiasaan orang tua. Buku ini juga menyoroti peran penting dari asuhan keluarga, pemberian ASI eksklusif, dan kebersihan tangan dalam mencegah terjadinya diare pada balita. Dengan pendekatan ilmiah dan praktis, buku ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan upaya pencegahan penyakit diare pada balita di Indonesia.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Deepublish

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Kesehatan

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Kesehatan

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Diare Balita

Diare Balita

Oksfriani Jufri Sumampouw; dkk

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku