Cerita-cerita romansa memang selalu menarik untuk disimak dan diikuti. Tak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pembelajaran akan cinta itu sendiri. Dalam cerita pewayangan, kisah cinta mengakibatkan hal-hal yang mengubah hidup. Beberapa cerita cinta tersebut ada yang berakhir bahagia ada juga yang berakhir tragis, seperti kisah Trijata dengan cinta bertepuk sebelah tangannya, kisah cinta Srikandi yang menemukan belahan hatinya, atau cinta Kanestren yang tulus dan ikhlas. Semua kisah yang tersaji dalam buku ini merupakan representasi dari cinta yang sesungguhnya. Cinta yang penuh perjuangan, cinta yang membakar, sampai cinta buta. Kita bisa mengambil hikmah dari cerita-cerita cinta pewayangan ini. Paling tidak ada yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, tentu saja dalam hal memaknai sebuah cinta. Selamat menyelami cerita-cerita di dalam buku Lakon Asmaraloka ini. Semoga dapat menambah wawasan kita mengenai cerita pewayangan yang saat ini semakin terlupakan.
### Saling tolong-menolong menjadi kesehariannya, semuanya hidup tenteram dan berdampingan. Prahastha menjadi sahabat dalam mencari ilmu, Kumbakarna mengajarkan tentang dunia kesabaran, sementara Indrajit memberikan bekal ilmu kanuragan. Hingga Trijata beranjak dewasa, huru-hara dimulai. Saat sang Dasamuka jatuh cinta untuk kesekian kali, cinta yang membawa petaka bagi negeri yang hidup damai. Negeri tersebut dibangun dengan kerja keras oleh Sumali, Mali, dan Maliawan, sehingga membuat Wiswakarman turun tangan. Sita, permaisuri Rama dari Ayodya, menjadi sasaran panah asmara Dasamuka. Cinta yang buta membuat segala menjadi gelap. Untuk mengambil Sita, nyawa menjadi penggantinya. Kala Marica dan Jatayu menjadi korban. Trijata, sampai tragedi tersebut muncul, adalah sosok yang berakhir tragis, seperti kisah Trijata dengan cinta bertepuk sebelah tangannya, kisah cinta Srikandi yang menemukan belahan hatinya, atau cinta Kanestren yang tulus dan ikhlas. Semua kisah dalam buku ini merupakan representasi dari cinta yang sesungguhnya, cinta yang penuh perjuangan, cinta yang membakar, dan cinta buta. Kita dapat mengambil hikmah dari cerita-cerita cinta pewayangan ini. Paling tidak, ada yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memaknai sebuah cinta. Selamat menyelami cerita-cerita dalam buku Lakon Asmaraloka ini. Semoga dapat menambah wawasan kita mengenai cerita pewayangan yang saat ini semakin terlupakan.
Unduh untuk perangkat lain: