Ada satu anggapan yang telah jamak di kalangan para orangtua, yaitu apabila anak rajin belajar maka akan pintar, sebaliknya bila terlalu sering bermain maka akan kurang pandai. Anggapan tersebut memang ada benarnya. Namun, tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, justru bermain merupakan salah satu hak anak-anak. Seorang psikiater klinis, Diane E. Papalia, berpendapat bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Dengan bermain, anak-anak akan dapat mengeksplorasi lingkungan sekitar, melatih fisik, belajar berinteraksi dengan orang lain, serta menambah pengetahuan kognitif. Namun demikian, rupanya tidak semua mainan dapat memberikan manfaat yang baik bagi tumbuh dan kembang anak-anak. Orangtua perlu menyediakan mainan yang sekaligus juga dapat memberikan edukasi bagi anak-anak. Dengan sedikit kreativitas, para orangtua dapat membuat mainan edukatif itu sendiri dari bahan-bahan yang ada di sekitar. Buku ini menyajikan aneka macam ide mainan edukatif yang dapat membantu melatih motorik kasar, motorik halus, serta kognisi anak. Terdapat 38 aneka kreasi mainan edukatif beserta cara membuatnya yang mudah diaplikasikan. Dilengkapi pula dengan manfaat dari masing-masing mainan tersebut. Selain dapat menyediakan sarana untuk anak bermain dan belajar, membuat mainan edukatif sendiri juga dapat meningkatkan kedekatan anak dengan orangtua. Akhirnya, kami berharap semoga buku ini dapat memberikan manfat bagi para orangtua dalam upaya mendidik calon generasi penerus kebanggaan bangsa.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.