Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali

Sejarah
Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali

4 MB
ebook
243 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-453-840-8
Kategori
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Kesuksesan pengelolaan destinasi pariwisata terindikasi dari indikator keunikan budaya dan keindahan alam. Motivasi perjalanan bagi wisatawan yang berlibur ke Bali lebih dominan digerakkan oleh keunikan budaya dan keindahan alam Bali. Untuk mempertahankan identitas Bali saat ini agar kelestarian budaya dan alam Bali dapat dijaga perlu melakukan berbagai program dan aktivitas relevan seperti even budaya Bali, festival kuliner Bali, pembinaan sanggar seni, dan pelestarian lainnya yang terkait dengan aspek budaya seperti museum. Pengelolaan museum yang baik dan lestari akan dapat mendukung kelestarian keunikan budaya pada sebuah destinasi pariwisata khususnya bagi Bali. Setiap museum yang dijadikan daya tarik wisata mestinya memiliki keunikan tersendiri sehingga mampu menarik wisatawan untuk mengunjunginya. Museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif pada masa depan. Museum adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan perkembangannya, terbuka untuk umum, memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan artefak-artefak perihal jati diri manusia dan lingkungannya untuk tujuan studi, pendidikan dan rekreasi. Selain keunikan budaya, hal yang penting bagi sebuah destinasi pariwisata adalah keindahan alam. Bagi Bali, mempertahankan keindahan alam telah diatur melalui lembaga adat maupun perda tata ruang yang selektif khususnya berhubungan dengan keindahan alam yang menjadi daya tarik wisata seperti mempertahankan kawasan danau, persawahan, perbukitan, pantai, hutan lindung, taman, dan sejenisnya agar tidak dikonversi menjadi perumahan, pertokoan, perhotelan, dan sejenisnya.

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini menjelaskan tentang daya tarik wisata museum, khususnya sejarah dan perkembangan museum di Ubud, Bali. Buku ini juga menguraikan peran museum sebagai institusi yang bersifat permanen, tidak mencari keuntungan, dan melayani kebutuhan publik. Museum dijelaskan sebagai tempat pengoleksian, konservasi, riset, komunikasi, dan pameran benda nyata yang berhubungan dengan jati diri manusia dan lingkungannya, dengan tujuan studi, pendidikan, dan rekreasi. Selain itu, buku ini juga membahas fungsi dan sifat hak cipta sebagaimana diatur dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, termasuk pembatasan pelindungan hak cipta untuk penggunaan kutipan singkat, penelitian, pengajaran, dan pendidikan. Buku ini juga menjelaskan kontribusi pariwisata, jenis daya tarik wisata, serta pentingnya keindahan alam sebagai bagian dari daya tarik destinasi wisata, terutama di Bali yang diatur melalui lembaga adat. Buku ini merupakan sumber informasi yang komprehensif mengenai peran museum dalam pariwisata dan perlindungan hak cipta.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Deepublish

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Sejarah

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Sejarah

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali

Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali

Ida Bagus Kade Subhiksu & Gusti Bagus Rai Utama

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku