Memaksimalkan Potensi Anak dalam Pembelajaran bertujuan untuk memberanikan panduan dan strategi bagi para pendidik di Madrasah Ibtidaiyah untuk memaksimalkan potensi anak dalam pembelajaran dengan memanfaatkan teori Multiple Intelligences (MI). Teori Multiple Intelligences dikemukakan oleh Howard Gardner pada tahun 1983. Menurut Gardner, manusia memiliki berbagai macam kecerdasan atau kecerdasan majemuk yang meliputi kecerdasan linguistik, logika-matematika, visual-spatial, kinestetik, musikal, interpersonal, dan interpersonal. Kecerdasan yang dimiliki oleh anak dan mengadaptasi pembelajaran untuk memnuhi kebutuhan individu.
singkat buku "Beyond Smart Menemukan Potensi Tersembunyi Anak Melalui Penerapan Multiple Intelligences di Madrasah Ibtidaiyah" oleh Mohamad Gozali Buku ini membahas implementasi teori Multiple Intelligences (MI) dalam konteks Madrasah Ibtidaiyah untuk memaksimalkan potensi belajar anak. Mulai dari pemahaman mendalam tentang teori MI, buku ini menyajikan strategi pembelajaran berbasis MI dan studi kasus praktis di berbagai mata pelajaran, termasuk Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Selain itu, buku ini juga membahas evaluasi dan penilaian pembelajaran berbasis MI, serta implikasinya dalam praktek pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah. Buku ini dirancang untuk menjadi sumber inspirasi bagi para pendidik, orang tua, dan pihak terkait dalam memahami dan menerapkan konsep MI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan pendidikan.
Unduh untuk perangkat lain: