Spiritualitas Kristen yang sejati adalah keberadaan seseorang yang berada di dalam relasi yang benar dengan Allah, sesama, dan ciptaan yang lain. Apa yang dimaksudkan dengan benar di sini bukan berbicara tentang what is (apa yang terjadi), melainkan what ought to (apa yang seharusnya terjadi). Pada waktu kita berbicara tentang apa yang seharusnya terjadi, maka tentu saja sebagai orang Kristen kita mengacu pada apa yang dinyata- kan oleh firman Tuhan. Sejak Allah menciptakan segalanya, Ia telah menetapkan: Berfi rmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki- laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfi rman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi” (Kej. 1:26-28). Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mat. 22:37-39)
### "Spiritualitas dan Etika Kristen" Buku "Spiritualitas dan Etika Kristen" adalah kumpulan tulisan lepas yang disusun oleh Arta Rumiris Lumban Tobing, S.Th., M.Pd.K. Buku ini mencakup berbagai aspek etika dan spiritualitas dalam perspektif Kristen, dengan tujuan membantu pembaca memahami ajaran Kristen secara lebih dalam dan membangun iman serta pemahaman yang sehat. Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian penting - Etika Kristen Pemahaman tentang prinsip-prinsip etika berdasarkan ajaran Kristen. - Moral dan Norma Diskusi tentang konsep moral dan norma dalam konteks Kristen. - Motivasi Penjelasan tentang motivasi belajar dan bagaimana motivasi intrinsik dan ekstrinsik mempengaruhi proses belajar. - Kualitas Rohani Pemahaman tentang kualitas rohani yang diharapkan dari para mahasiswa teologia, serta bagaimana pendidikan agama dapat membantu dalam pengembangan kualitas tersebut. Penulis menyadari bahwa buku ini jauh dari sempurna dan mengharapkan kritik dan masukan dari pembaca untuk perbaikan di masa mendatang. Buku ini dirancang untuk menjadi alat bantu yang berharga bagi para mahasiswa, guru, dan semua yang berkeinginan memahami dan mengaplikasikan ajaran Kristen dalam kehidupan sehari-hari. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya.
Unduh untuk perangkat lain: