Tiba-tiba jariku ingin bertutur Menyibak kantuk memasuki batas waktu yang terbuang Belum kutemukan sebuah judul ocehan mereka Hanya tarian kesana kemari tak ada ujung Tak tahu kemana mereka berlari, merangkak, atau diam terpana Yang ada cambuk kecil yang kukibaskan menggugah uapan kecil Terperanjat mungkin ada Namun sebagian masih saja terlelap Ahhh, kenapa mesti dan harus Bukankah pernah kudengar Jangan kau pikirkan Jalan terus, bolehlah singgah sebentar Jika masa datang pengganti kemarau panjang Belukarpun gemulai menembus bongkahan tanah retak Kambium basah merebak sejuknya penghujan Dan ranting yang kering kan bersemi kembali Ayah, Saya Tidak Bisa Menulis- Larasati Trijnjte
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.