Buku Paradoks Literasi di Indonesia memotret kondisi pendidikan dengan kemampuan literasi kita secara kontras. Akses pendidikan semakin terbuka luas tetapi kemampuan literasi selalu rendah. Angka melek huruf tinggi namun literasinya hanya sebatas calistung (baca, tulis dan berhitung). Fakta-fakta paradoks ini mengantarkan kita pada pernyataan mendasar dalam sistem pendidikan kita: mengapa pendidikan yang sudah sedemikian maju sekarang belum bisa mengangkat kemampuan literasi kita? Buku ini memaparkan sejumlah fakta dan data yang membuat literasi kita mandek terus selama bertahun-tahun. Literasi kita tdak pernah beranjak karena kita memandang literasi sebagai kecerdasan yang bersifat horisontl. Padahal, literasi itu vertikal dan memiliki relasi hierarkis yang terkait satu dengan yang lain.
Buku Buku ini menggambarkan paradoks literasi yang terjadi di Indonesia, di mana masyarakat Indonesia secara umum melek huruf, namun kemampuan literasi secara mendalam masih rendah. Dalam buku ini, penulis membahas sejarah perkembangan aksara dan literasi di Nusantara, serta peran pendidikan dalam membangun literasi yang sehat dan bermakna. Penulis juga mengungkapkan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam upaya meningkatkan literasi, termasuk disparitas pendidikan, standarisasi aksara, dan dampak kolonialisme terhadap sistem pendidikan. Selain itu, buku ini juga menyajikan kritik terhadap paradigma pendidikan yang tidak mampu mengembangkan literasi secara komprehensif, serta menyoroti pentingnya inovasi dan keterampilan dalam meningkatkan kemampuan literasi. Buku ini merupakan refleksi mendalam tentang keadaan literasi di Indonesia dan ajakan untuk berubah menuju literasi yang lebih mandiri dan inovatif.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.