Biografi Seorang Guru Madrasah

Pendidikan
Biografi Seorang Guru Madrasah

3 MB
ebook
193 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-602-280-725-4
eISBN
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Tujuan hidup muslim adalah beribadah kepada Allah SWT, yaitu melakukan perbuatan apa pun asalkan tidak terlarang oleh agama dan diniati ibadah. Sehingga apapun yang kita kerjakan tidak hanya bermanfaat untuk kehidupan didunia tetapi juga buat kepentingan bekal hidup kita di akhirat. Tujuan ibadah ini mempunyai tujuan intermedete untuk mencapai tujuan akhir yang dicita-citakan bukan saja oleh setiap muslim, yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat. Menempatkan ibadah sebagai tujuan hidup mengandung arti bahwa kita menyerahkan penilaian semua gerak dan kiprah kita hanya kepada Allah. Agama islam sangat menghargai orang-orang yang berilmu pengetahuan sehingga hanya orang yang berilmu sajalah yang dapat mencapai taraf hidup beragama setinggi-tingginya, sedang orang yang bodoh dipandang sebagai manusia yang tiada punya derajat tinggi dan mulia. Tetapi di samping itu orang-orang yang berilmu (ulama) tidak boleh menyimpan ilmu-ilmu yang ia kuasai untuk dirinya sendiri. Melainkan harus mau menolong orang lain menjadi berilmu pula (pandai). Muhammad Arfan dilahirkan di desa Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara tepatnya pada bulan Jumadil Awal tanggal 17 September 1937. Dari seorang ibu yang bernama Maspiah binti Adul dan seorang ayah yang bernama Matsaid bin Arsyad. Saudara kandung ayah dari Muhammad Arfan adalah Jahrah, Juminah, dan Aluh. Sedangkan ibu Muhammad Arfan tidak mempunyai saudara kandung (seibu-sebapak), melainkan mempunyai saudara tiri (sebapa lain ibu) sebanyak tujuh orang, dan saudara tiri dari (seibu lain bapak) dua orang yaitu Muhammad dan Ah. Kusasi bin Rohani bin Ali. Pada tahun 1967 Muhammad Arfan melamar menjadi tenaga pengajar di MI Sabilal Muhtadin, dimana waktu itu MI Sabilal Muhtadin masih berbentuk kepengurusan di bawah panitia yang di ketuai oleh H.Kardi. Bagian pendidikan (sekretaris) H.Jubaidi/H.Juju. M.Arfan diterima mengajar di MI Sabilal Muhtadin. Pada waktu itu gedung sekolah MI Sabilal Muhtadin masih sangat sederhana dan masih dalam tahap pembangunan yang di prakarsai oleh panitia dan dibantu oleh masyarakat sekitar madrasah. Rekan mengajar pada waktu itu adalah Ustadz H.Hasan, Muhammad Arfan dan guru Arsyad. Murid di MI Sabilal Muhtadin pada waktu itu 50 orang siswa, dengan sistem pengajaran dengan menggunakan buku-buku arab dari Darussalam Martapura kelas I – II – III.

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

Buku Buku ini mengisahkan perjalanan hidup seorang guru madrasah, H. M. Arfan, yang diangkat dalam bentuk biografi. Kisah ini ditulis oleh Mieke Nurhayati, S.Pd., M.Pd.I., seorang guru Fisika yang berpengalaman di SMPN 1 Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam buku ini, penulis mencoba menggambarkan perjalanan hidup H. M. Arfan secara mendalam, termasuk tantangan, pengorbanan, dan dedikasinya dalam dunia pendidikan. Buku ini juga menyajikan peran serta kontribusi guru dalam membangun generasi muda, sekaligus menggambarkan semangat keikhlasan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai cobaan dalam kehidupan. Dengan gaya penulisan yang penuh empati dan penuh makna, buku ini menjadi pengingat bagi semua yang terlibat dalam dunia pendidikan akan pentingnya kesabaran, keikhlasan, dan pengabdian yang tulus.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Deepublish

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Pendidikan

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Pendidikan

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Biografi Seorang Guru Madrasah

Biografi Seorang Guru Madrasah

Mieke Nurhayati

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku