Tiga tahun yang lalu, Sisy pernah memiliki kisah cinta yang membuat hidupnya penuh warna. Saat hasrat, ego, dan angan berpadu jadi satu. Kini, setelah menetap di San Francisco, masa lalu kembali menghampirinya—dan itu bukan hanya sosok Diaz Hanafiah. Setelah skandal heboh di Hotel Champrey, Diaz berusaha fokus menata hidup dan unjuk gigi dalam proyek besar Hanafiah Group. Tetapi ia sadar, bertolak ke SF berarti menjemput asa untuk berjumpa kembali dengan Sisy putri hujannya. Ketika obsesi dan kedengkian mengambil alih, reuni manis itu pun berubah jadi petaka berdarah dengan nyawa Diaz sebagai taruhannya. Sejauh mana mereka akan berkorban demi cinta—sesuatu yang pernah mewujud di masa lalu, namun samar di masa mendatang? Baca kelanjutan kisah romantis Diaz Hanafiah dan Sisy Iswandaryo (novel “Lukisan Hujan”) serta misteri keberadaan Sword’s Tears pada buku ke-4 serial Keluarga Hanafiah edisi revisi ini!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.