Dalam buku ini menjelaskan secara Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan salah satu Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) yang ditularkan melalui hubungan kelamin. Infeksi saluran reproduksi merupakan infeksi yang disebabkan oleh masuk dan berkembang biaknya kuman penyebab infeksi ke dalam saluran reproduksi. Kuman penyebab infeksi tersebut dapat berupa jamur, virus dan parasit. Meskipun PMS dapat disebabkan oleh kuman yang berbeda, namun sering memberikan keluhan dan gejala yang sama. Sebagai contoh, pus (cairan nanah) yang keluar dari saluran kencing laki–laki (uretra) atau dari liang senggama, wanita (vagina), dan borok pada kelamin, merupakan keluhan sekaligus gejala PMS yang umum dijumpai. Diantara ISR, penyakit menular seksual (PMS) merupakan penyakit infeksi yang sering ditemukan dan ditularkan melalui hubungan kelamin. Termasuk di dalam kelompok PMS adalah gonorhoe, sifilis, ulkus molle, kondiloma akuminata, herpes genital dan HIV/AIDS. Pada wanita, ISR dapat menyebabkan kehamilan diluar kandungan, kemandulan, kanker leher rahim, kelainan pada janin/bayi, misalnya bayi berat lahir rendah (BBLR), infeksi bawaan sejak lahir, bayi lahir mati, dan bayi lahir belum cukup umur. Dari semua PMS, HIV/AIDS merupakan jenis PMS yang paling berbahaya, karena belum ditemukan pengobatannya dan berakhir dengan kematian bagi penderitanya. AIDS dingkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrom, yaitu kumpulan gejala penyakit (sindrom) yang didapat akibat turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Ketika individu sudah tidak lagi memiliki sistem kekebalan tubuh, maka semua penyakit dapat masuk ke dalam tubuh dengan mudah (infeksi opportunistik). Oleh karena itu sistem kekebalan tubuhnya menjadi sangat lemah, maka penyakit yang tadinya tidak berbahaya akan menjadi sangat berbahaya. AIDS pertama dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981 di Los Angeles oleh Centers for Desease Control and Prevention (Amerika Serikat). Penyakit ini diderita oleh 5 laki–laki homoseksual yang mengalami penurunan kekebalan dan terjangkit Pneumonia pneumosistis.
Buku Buku ini membahas secara komprehensif mengenai AIDS dalam asuhan kebidanan, dengan fokus pada upaya pencegahan, diagnosis, pengelolaan, serta asuhan kebidanan terhadap ibu hamil yang terinfeksi HIV. Buku ini terdiri dari beberapa bab yang saling terkait, mulai dari epidemiologi HIV/AIDS, faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan HIV/AIDS, hingga aspek psikososial yang terkait dengan penyakit ini. Selain itu, buku ini juga menyajikan informasi mengenai tata laksana HIV/AIDS, konseling dan uji HIV, serta program PMTCT (Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak) yang menjadi bagian penting dalam upaya memutus siklus penularan HIV dari ibu ke anak. Buku ini merupakan sumber referensi yang sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam memberikan asuhan yang komprehensif dan berbasis bukti terhadap pasien yang terinfeksi HIV/AIDS.
Unduh untuk perangkat lain: