Ini novel sekuel yang menarik dan menyentuh perasaan. Pergulatan manusia dengan "sang nasib" dikisahkan dengan gaya bertutur yang mengalir, romantik, dan semipopuler, khas Gola Gong. Sebuah bacaan yang menghibur sekaligus mencerahkan. (Ahmadun Yosi Herfanda, sastrawan dan redaktur sastra Harian Republika) Balada Si Roy, lewat itu saya mengenal Gola Gong, satu-satunya penulis Indonesia yang menulis serial petualangan yang saya ketahui. Tanpa terasa, tokoh Roy telah mengilhami orang, khususnya saya, untuk tergerak dan juga bergerak. Ia telah mengajarkan bahwa alam adalah guru yang baik, demikian juga pengalaman. (Butet Manurung, guru anak rimba)
### Labirin Lazuardi 3 Pusaran Arus Waktu adalah sebuah novel yang menggambarkan perjalanan seorang penulis yang terikat dalam keterikatan pribadi dan pekerjaannya. Novel ini menggali kisah Lazuardi, seorang penulis yang merasa tidak sendirian meskipun terkadang merasa terjebak dalam pekerjaannya. Dalam proses menulisnya, dia mendapatkan bantuan dari Tias, yang menjadi pembaca pertamanya dan membantu mengoreksi serta menambahkan elemen menarik, terutama pada sajak-sajak pembuka. Selama proses menulis, Lazuardi mengalami berbagai tantangan, termasuk sakit fisik yang sering menghantunya. Namun, dia tetap berjuang untuk menyelesaikan novelnya. Bantuan finansial dari Asma Nadia dan Hilman Lupus, serta dukungan dari rekan-rekan penulis, menjadi titik balik yang penting dalam proses penulisan. Novel ini juga mencerminkan perasaan Lazuardi terhadap ibunya, yang meskipun Lazuardi terus menjauh, kasih sayang ibunya tetap berikan inspirasi dan dorongan. Novel ini ditujukan untuk pembaca yang ingin merasakan perjuangan dan emosi dalam proses penulisan, serta menemukan refleksi dalam kisah Lazuardi. Semoga setelah membaca buku ini, pembaca dapat menemukan sesuatu yang membekas dan menjadi cermin bagi diri mereka sendiri. Selamat membaca dan semoga berbahagia.
Unduh untuk perangkat lain: