Kemauan yang ada bukan sesuatu yang didapat dengan semaunya. Generasi Z mau dimengerti, mau didengarkan, mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Tetapi disisi lain generasi Z juga semaunya sendiri, tidak mau mengerti, tidak mau mendengar, dan tidak mau mencari sesuatu yang dibutuhkan. Sejatinya tidak ada generasi yang sempurna. Waktu melahirkan generasi yang beragam. Budaya akan selalu dihadirkan, dilahirkan dan dimutakhirkan. Maka tidak relevan bila budaya lama dipaksakan pada generasi terbaru. Namun bukan berarti budaya baru selalu bertentangan dengan budaya lama. Gen Z bukan tidak berbudaya, dengan bebas dan beragamnya informasi yang masuk, menghadirkan banyak perspektif, melahirkan sikap skeptis (semoga), dan memutakhirkan budaya (trend) yang ada. Seyogianya pula, gen Z layak menyadari bagaimana budaya dan kehidupan sosial di masyarakat kita berjalan dan berlaku dengan berbagai dinamika dan konflik di dalamnya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.