Bila segala jendela hati kian sempit, tak ada jalan lain yang jadi andalan Bila segala pintu kesempatan kian tertutup, sejatinya pintu terakhir ''''kan jadi harapan *** Ketika cobaan-cobaan ''''kan datang Masih ada kesempatan ''''tuk memperbaiki Ketika ujian-ujian ''''kan tetap menghadang Masih ada kesempatan ''''tuk merefleksi *** Ketika hati tidak mencerminkan jiwa maka sia-sialah kesempurnaan hidup kan tercapai. Sebaliknya, ketika cobaan-cobaan hidup terus-menerus menerpa maka sejatinya ujian-ujian hidup kan menjadi tujuan. Pintu Terakhir cerminan refleksi diri yang dihadirkan mewakili kata batin. Terjelma indah dalam setiap lirik lema yang diuntai. Siapkah menempuh tujuan akhir Anda dalam pengembaraan di dunia fana ini?
Berikut adalah sinopsis singkat buku ini seolah-olah untuk cover belakang buku "Kehadiran 'Pintu Terakhir' ini hadir sebagai media pembelajaran karya sastra yang universal di jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Buku ini tidak hanya memberikan pengajaran di dalam realita kehidupan, tetapi juga dapat menyampaikan edukasi secara tidak langsung kepada peserta didik. Selain itu, 'Pintu Terakhir' dapat dijadikan rujukan bagi penikmat atau pencinta karya sastra umumnya. Untaian kata yang dihadirkan dalam buku ini menjadi bahan refleksi bagi pembaca, khususnya terkait nilai-nilai kebajikan yang disampaikan. Setiap baris seyogianya akan ditemukan hikmah yang dapat dijadikan renungan diri. Semoga buku ini mampu membawa pada sebuah tujuan hidup sejati Anda dalam pengembaraan di dunia fana ini." ini mencakup tujuan utama buku, manfaatnya bagi pembaca, dan pesan yang diharapkan dari pembaca setelah membaca buku ini.
Unduh untuk perangkat lain: