Hutan Acraman sudah menjadi hutan mati. Tak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Kematian semakin meluas dan mendekati Desa Syzies. Semua itu dampak dari kutukan yang diberikan langit kepada Zil. Kenyataan ini membuat penduduk Desa Syzies merasa ketakutan. Melihat hal itu, Lin seorang remaja istimewa dari Desa Syzies pergi untuk membunuh Zil. Bisakah Lin membunuh Zil yang tersenyum padanya? Inilah sepenggal kisah para remaja dalam berbagai macam kejaiban yang diberikan dunia. Mereka harus mengahadapi kejadian menegangkan, memilukan, menyenangkan, bahkan menakutkan. Bagaimana cara mereka bertahan, berjuang, dan bertarung demi sebuah arti persahabatan, kasih sayang, dan cinta? Simak di cerita fantasi yang memuat nilai moral ini.
### Negeri Acraman yang damai kini berubah menjadi ladang kengerian. Sebuah meteor besar jatuh di tengah-tengah peradaban, menghancurkan sebagian negeri dan membawa ratusan ribu jiwa ke neraka. Di tengah kekacauan, Zil, seorang bayi yang lahir dari kejadian itu, mengenakan kutukan unik. Zil memiliki kekuatan untuk menyerap energi kehidupan makhluk lain, yang menjadikannya pemurah hidup. Namun, ada juga pesan harapan dan kebaikan yang disematkan dalam kisahnya. Meski memiliki sifat mengerikan, Zil membawa kebaikan bagi bangsa dan tanah airnya. Cerita ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa setiap individu, meski memiliki kekurangan, dapat membawa perubahan positif dalam hidup. --- Penulis Zuhriyah Alpiani --- Dengan penuturan yang ringkas namun penuh makna, sinopsis ini merangkum kejadian dan konflik utama dalam buku, serta pesan moral yang tersirat.
Unduh untuk perangkat lain: