Setiap manusia pasti ingin bahagia. Namun terkadang takdir tak sejalan dengan harapan. Seperti kisah seorang Nania, gadis yang sedari kecil merasakan ketidakadilan Tuhan. Tak jarang ia protes pada Sang Pencipta. Hidupnya tak bergelimang harta. Satu per satu kebahagiaannya direnggut oleh Tuhan. Tak berhenti di situ saja, impian kecilnya menjadi dokter pun harus dikubur dalam-dalam karena karunia Tuhan yang tak ia inginkan. Hemophobia, itu alasannya. Lantas bagaimana akhirnya kehidupan Nania? Apakah nasib buruk selalu melekat pada dirinya? Ataukah dirinya ditakdirkan bahagia? Buku ini mengandung pesan untuk para pembaca tentang Tuhan yang selalu menyiapkan rencana terbaik untuk makhluk-Nya. Tuhan bukan diatur, melainkan mengatur. Simaklah ceritanya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.