Sudah sering Pak Kasman bermimpi tentang hantu perempuan bergaun zaman kolonial yang terus berulang. Seperti memberi tahu dan memerintahkan lelaki itu untuk melakukan sesuatu. Namun tak sedikit pun dilakoni oleh Pak Kasman. Barangkali karena mimpi tadi, hantu noni Belanda terus menghantui malam-malam Pak Kasman. Dengan harapan tidurnya bisa kembali nyenyak, pemilik penerbitan Black Rabbit tersebut kemudian memutuskan untuk memecahkan misteri dengan mengikuti petunjuk yang terdapat di dalam mimpinya itu.
Berdasarkan konteks yang diberikan, berikut adalah sinopsis singkat buku tersebut --- Pada malam dini hari di sebuah kamar yang tamat hening, Pak Kasman merasa terganggu oleh suara napas berat yang tidak biasa. Kecurigaannya bertambah ketika menangkap siluet perempuan berpakaian kuno yang menghantui ruangan itu. Mimpi buruk tersebut kembali diulang beberapa malam kemudian, kali ini dengan wajah perempuan pucat pasi dan rambut pirang panjangnya. Seiring waktu, Pak Kasman mulai merasa ada pesan tersembunyi dalam mimpi-mimpinya. Sebuah foto tua yang menggantung di dinding ruang kerjanya menjadi fokus perhatian hantu tersebut. Pada salah satu malam, pintu kamar yang selama ini terkunci tiba-tiba membuka sendirinya. Kehadiran sosok hantu noni Belanda yang sempat menghilang itu semakin menegangkan. Pertemuan singkat di ruang kerja Pak Kasman memperlihatkan bahwa ada hal penting yang ingin disampaikan oleh hantu tersebut. Namun, usaha untuk mencegah kehadiran hantu itu sia-sia, dan akhirnya Johan van Back, seorang tentara Belanda dari abad ke-19, harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya tidak bisa melarikan diri dari kematiannya. --- di atas mencakup poin-poin utama dari cerita yang diberikan dalam konteks, termasuk pertemuan antara Pak Kasman dan hantu noni Belanda, serta situasi terakhir dengan Johan van Back.
Unduh untuk perangkat lain: