Namaku Sarita. Kata nenek, ibukulah yang memberi nama itu setelah sedikit berdebat dengan ayah. Kehadiranku dalam keluarga seolah aku anak pungut karena aku begitu berbeda dari anggota keluargaku yang lain. Pemikiran bahwa aku anak pungut semakin banyak mengisi pikiranku ketika suatu hari teman bermainku mempermasalahkan mataku. Mereka mengatakan aku tidak seperti keluargaku, mataku cokelat dan bersinar ketika terkena cahaya, seperti serigala. Mereka menuduhku anak Arsin. Arsin adalah hantu jejadian yang berbentuk ajag atau serigala. Apakah aku benar darah daging mereka berdua? Jika ya, mengapa aku merasa tidak memiliki kemiripan dengan kakak-kakakku yang lelaki?
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.