Hayati membuka tabir kehidupannya di pagi hari itu. Senyum menghiasi bibir retaknya, sesekali mengayunkan tangan, sepertinya sedang menghilangkan kepekaan tubuh, selama di pembaringan malam sebagai penghilang jenuh dan resahnya hati yang mulai memikirkan seseorang yang mencintainya.
Berikut sinopsis singkat buku ini seolah-olah untuk cover belakang buku --- Dalam sebuah narasi penuh perasaan dan kehidupan rumah tangga, Hayati berjuang untuk memahami cinta yang sejati setelah kehilangan cinta pertamanya, Almarhum Ayahnya. Sebagai seorang wanita yang terlahir dengan nasib yang berbeda, Hayati menemukan cinta sejati dalam Kamil, seorang pemuda yang menjadi belahan jiwa hidupnya. Namun, keharmonisan yang ia bangun tampaknya terancam dengan munculnya wanita lain dalam hidup Kamil. Sikap Hayati, yang awalnya penuh cinta dan perhatian, mulai berubah menjadi cemburu dan kehilangan kepercayaan. Dilema ini menciptakan konflik yang mendalam dalam dirinya, yang ia bawa ke Ibunya, Iklimah, untuk dipetik jawabannya. Melalui percakapan yang mendalam, Iklimah memberikan pemahaman bahwa cinta manusia tidak bersifat abadi, namun Hayati tetap terpuruk dengan rasa cemburu dan kekecewaan. Skenario ini menggambarkan perjuangan Hayati dalam memahami cinta dan kehidupan, sambil menghadapi kekecewaan pahit yang tak terelakkan. Cerita ini adalah perjalanan Hayati dalam mencari makna cinta sejati, di antara dunia nyata dan harapan yang mungkin tidak pernah terwujud. --- ini mencerminkan emosi dan konflik yang ada dalam narasi, serta memberikan gambaran umum tentang cerita yang terjadi.
Unduh untuk perangkat lain: