Bertanya tentang derita? Oh dia sudah kenyang. Berjuta hinaan sudah menjadi sereal sehari-hari. Hanya saja tak pernah diurai dari bibirnya. Di saat yang lain tertawa lepas, dia bak buruh yang lembur mengejar target. Apakah dia sekolah? Ya, dia sama dengan anak-anak lain. Hanya saja waktu belajarnya berbeda. Situmbuk, negeri kecil menjadi saksi bisu baku hantamnya dengan waktu. Buku ini menceritakan kisah yang layak untuk dibaca oleh siswa, guru, dan orang tua dengan pesan moral yang sangat tinggi.
### Buku Buku ini berisi sejumlah nakhoda berharga yang ditemui oleh penulis, Reni Susanti, dalam perjalanannya sebagai seorang penulis. Menceritakan perjuangan dan pengalaman pribadi yang terkait dengan proses kreatif dan pemahaman mendalam tentang pendidikan dan kebudayaan. Mulai dari pengalaman belajar yang intensif dan penuh tantangan, hingga kisah sehari-hari yang berjalan di tengah-tengah masyarakat. Buku ini juga memuat beberapa cerita pendek yang menarik dan mendalam, termasuk tangis bahagia Mak, seragam lusuh, remaja gulana, fantasi rasa dan kenyataan, redupnya Pelitaku, sejarah jubah hitam, dan berlabuh di ujung Sumatera. Semua cerita ini diisi dengan pesan-pesan positif dan inspiratif, serta penghargaan kepada semua pihak yang telah mendukung karya ini, termasuk mentor, teman-teman, dan sekolah. Buku ini merupakan sebuah persembahan yang kaya akan emosi dan pemikiran, ditujukan untuk semua yang ingin merasakan kesan unik dan mendalam dari karya literasi. ini dirancang untuk cover belakang buku, memberikan pemahaman singkat tentang isi dan pesan utama dari nakhoda ini.
Unduh untuk perangkat lain: