Setibanya di tempat yang telah direncanakan, kupandangi sekitar, namun tak kutemukan aura sosok yang mengajakku bertemu. Aku duduk di kursi panjang yang menghadap ke pelataran danau dengan background bukit di belakangnya. Setalah sekian lama, hingga senja pun bersiap tuk pergi ke pangkuan rumahnya, seorang gadis berparas biru dengan kaca mata bulat di hamparan wajahnya menyapaku dan duduk di sebelahku. Kemudian dia memperkenalkan dirinya. Dan ternyata dia adalah sahabatnya arunika, gadis yang telah membuat semestaku runtuh dan membuat hatiku sesak dan sumpek. Sang gadis menyampaikan dan menjelaskan tujuanya bertemu denganku.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.