Sektor pariwisata memberikan pemasukan yang besar bagi pembangunan di Indonesia. Hal ini berdasarkan indikator kunjungan yang terus mengalami kenaikan pada bulan-bulan sebelumnya. Sedangkan perspektif pembangunan nasional khususnya pada sektor pariwisata memiliki kontribusi bermakna bagi peningkatan Pendapatan Domestik Bruto (PDB), oleh karena itu daerah-daerah yang menjadi ujung tombak pariwisata perlu diperhatikan dan dikembangkan. Pengembangan pariwisata yang berbasis sumber daya kearifan lokal ini akan memberikan efek ganda terhadap sektor ekonomi lainnya, melalui peningkatan nilai tambah dan kenaikan pendapatan masyarakat.
### Buku "Wujudkan Pembangunan Ekonomi Lokal Dengan Konsep Cultural Tourism" merupakan karya yang ditulis oleh beberapa penulis termasuk Dr. Hadi Sumarsono S.T., M.Si., Putra Hilmi Prayitno, S.Pd., M.Pd., Dr. I Nyoman Ruja, S.U, dan Bagus Shandy Narmaditya, S.Pd., M.Pd., serta Lutfi Asnan Qodri, S.E., M.E. Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengembangan ekonomi lokal melalui konsep cultural tourism, dengan fokus pada sumber daya lokal dan peran aktif masyarakat. Buku ini dibagi menjadi beberapa bab yang menekankan aspek-aspek penting dalam implementasi konsep cultural tourism. Bab 1 membahas pendahuluan, sementara bab 2 meninjau state of art, termasuk pembangunan pariwisata berbasis kearifan lokal, konsep community based tourism, prinsip community based tourism, dan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Bab 3 mengenalkan Desa Srigonco di Kabupaten Bantur, dan bab 4 membahas dampak pengembangan pariwisata, baik positif maupun negatif. Bab 5 dan 6 mengimplementasikan konsep cultural tourism, termasuk peran pariwisata dalam pembangunan ekonomi, dimensi faktor lokasi, kelompok sasaran, pengembangan ekonomi lokal, komunitas, RALE (Ruang Lingkup Area Lokal Empat), inovasi, dan faktor-faktor yang mendukung implementasi. Bab 7 memaparkan peran pariwisata dalam pembangunan ekonomi dari berbagai dimensi, termasuk sinergi dan fokus kebijakan, pembangunan berkelanjutan, pemerintahan, dan proses manajemen, serta menampilkan tabel perkembangan ekonomi lokal. Bab terakhir, bab 8, memberikan penutup dan mengundang kritik dan saran untuk perbaikan di masa mendatang. Buku ini dirancang untuk menjadi panduan bagi pemerintah daerah, pemilik usaha pariwisata, dan masyarakat setempat dalam mewujudkan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan melalui konsep cultural tourism.
Unduh untuk perangkat lain: