Si Kasja ngejat. Mimitina mah dicarekan ku bapana, tapi bet kalepasan, nepi ka diteunggeulna pisan. Ari geus karuhan anakna minggat mah, Bapa Si Kasja teu burung kaduhung, terus bae diteangan. Tapi sanggeus sababaraha poe, lebeng euweuh raratanana. Tungtungna Bapa Si Kasja gering, nepi ka maotna. Sanggeus ditinggalkeun ku salakina, Bi Arwiah hirup kadua anakna, Si Inen. Pagaweanana ukur buburuh. Sawah geus euweuh, urut mulasara salakina. Kumaha atuh ari nasib Si Kasja? Naha hirup keneh atawa geus maot?
### Dukun Lepus, karya Ahmad Bakri, mengisahkan kehidupan sederhana seorang ibu bernama Bi Arwiah yang tinggal di balong sisi Cisalak. Bi Arwiah memiliki dua anak, Si Kasnén dan Si Kasja, yang usianya masih muda. Kedua anaknya sering menjadi bahan candaan warga setempat karena sikap Si Kasja yang terlalu banyak bicara dan Si Kasnén yang suka bermain. Salah satu petualangan yang paling mengesankan bagi Si Kasja adalah ketika dia dan ibunya melakukan perjalanan menuju Pananggapan, tempat Si Kasnén menikah. Perjalanan yang dilalui Si Kasja cukup berbahaya, termasuk perjuangan mencari sayur-sayuran untuk makanan di tengah hutan rumpil. Dalam perjalanannya, Si Kasja menemukan sebuah karung berisi buburuh yang hampir habis. Namun, saat mencoba memanaskan bubur tersebut, Si Kasja terjatuh dan hampir mengalami kesakitan. Sementara itu, Bi Arwiah, yang juga menikmati perjalanannya, mencoba menenangkan Si Kasja. Dalam perjalanan balik, peristiwa seru terjadi ketika mereka mencari lauk. Si Arta, seorang bocah yang juga ikut dalam petualangan, mengejek Si Kasja dan Bi Arwiah. Petualangan ini tidak hanya menguji keberanian Si Kasja, tetapi juga mengajarkan padanya pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam berperangai. Kisah ini dituturkan dalam gaya naratif yang menarik, dengan detail deskripsi yang menjadikan pembaca merasakan perjalanan bersama tokohnya. Ahmad Bakri juga menyajikan latar belakang sosial dan budaya yang kaya, menjadikan karya ini tidak hanya sebuah petualangan, tetapi juga sebuah perjalanan budaya dan spiritual. --- Kepala SPG Muhammadiyah Ciamis Ahmad Bakri, seorang penulis yang telah memenangkan berbagai penghargaan, terus berkontribusi dalam literatur Indonesia. Buku "Dukun Lepus" merupakan bagian dari serangkaian karya-karya Ahmad Bakri yang mencerminkan kehidupan dan budaya masyarakat lokal.
Unduh untuk perangkat lain: