Setiap menjelang peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, pertanyaan yang selalu muncul adalah, bagaimanakah pengakuan terhadap kedudukan Peristiwa Rengasdengklok tanggal 16 Agustus 1945 dalam kemerdekaan Indonesia? Jawaban atas pertanyaan ini amatlah penting, mengingat dalam peristiwa ini terlibat sejumlah tokoh penting, termasuk di antaranya Bung Karno dan Bung Hatta. Buku ini berusaha mengajak pembaca mengikuti peristiwa demi peristiwa yang terjadi di Rengasdengklok dalam bentuk kisah sebagaimana dialami para pelakunya. Terutama sekali yang menyangkut peristiwa tanggal 16 Agustus 1945 dengan latar belakang sejarah serta perkembangan wilayah Rengasdengklok. Maksudnya agar pembaca memperoleh pengetahuan singkat tentang daerah ini. Ditulis secara populer berdasarkan fakta sejarah yang diperoleh dari hasil wawancara, pengamatan lapangan, dan sumber literatur. Melalui jalinan kisah-kisah tersebut bisa diketahui, mengapa Peristiwa Rengasdengklok tanggal 16 Agustus 1945 hingga kini masih menjadi sisi gelap dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
### SINOPSIS SINGKAT BUKU Buku ini menggali peristiwa Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945, yang menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Melalui kisah-kisah sebagaimana dialami para pelaku peristiwa, buku ini mengajak pembaca untuk memahami latar belakang sejarah dan perkembangan wilayah Rengasdengklok. Meskipun buku ini ditulis secara populer untuk memudahkan dicerna pembaca, ia tetap berusaha menyajikan fakta sejarah yang diperoleh dari wawancara, pengamatan lapangan, dan sumber literatur. Konflik antara golongan pemuda dan Peta dengan tokoh-tokoh penting seperti Bung Karno dan Bung Hatta, serta implikasinya terhadap pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, menjadi fokus utama. Buku ini menjelaskan bahwa Peristiwa Rengasdengklok tidak hanya berdampak pada perjalanan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menentukan jalannya kemerdekaan itu sendiri.
Unduh untuk perangkat lain: